Kamis, 06 Oktober 2011

Cara Apply KPR

Nahh..untuk post kali ini.. kita akan berbicara mengenai cara apply KPR / KPA! :))
Seperti kita yang kita ketahui, KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) itu ialah salahsatu kredit yang baik, dengan catatan kita bisa mengelolanya dengan baik. Mengapa? Karena harga property cenderung naik (tentunya dengan memperhitungkan berbagai kondisi seperti; letak, demand, bahan bangunannya, dsb). 
Mengapa Kita Perlu Apply KPR/KPA?
Berikut paragraf yang saya kutip dari post saya sebelumnya :)
.Sedikit contoh sederhana
Ngomong - ngomong soal beli rumah ataupun asset - asset property tadi. Yah, syukur - syukur kalau misalkan situ ada duit dan beli langsung secara cash. Nah kalau permisalkan ga ada duit?

Harga property seperti rumah kan tidak murah masbro! :-S

Rumah layak tinggal dan cukup gun-thankz untuk diliat saja sekarang (pada tahun 2011) berkisaran di harga RP. 800 jutaan - Rp. 1,2 milyaran. Kalau permisalkan ente pade punya duit cuma Rp. 200 jutaan trus kerja lagi....nabung... 5 tahun kemudian setelah tabungan sudah Rp. 800jutaan... mungkin harga rumah tersebut sudah Rp. 1,5 - 2 milyaran. Ya kalau begitu kapan dapatnya? -_____-" itulah salah satu kegunaan KPR (kredit pemilikan rumah).
Kegunaan lainnya ialah; memutar uang yang ada, menghindari pajak, dll... :)
.Kembali lagi pada KPR dan KPA
KPR dan KPA sebenarnya kurang lebih berarti sama, yaitu ; kredit yang diberikan kepada perorangan untuk keperluan pembelian rumah tinggal, apartemen, ruko (rumah toko), rukan (rumah kantor), atau tanah.
Perbedaan yang mendasar mungkin ialah nilai tunai-nya. Jika KPR cenderung fasilitas yang di berikan bank ialah 80 % dari nilai appraisal. Sedangkan pada KPA cenderung berada pada 70% dari nilai appraisal.

Appraisal sendiri arti kamus metalnya ialah pengukuran harga/nilai property oleh pihak yang netral (rekanan bank) baik secara nilai likuid dan nilai pasar. Dimana pengukuran nilai yang di dapat didasarkan dari bumi, bangunan, posisi property, kondisi lingkungan sekitar, dsb...dsb...
Nanti kita bahas ini lebih lanjut yak.. Saya juga akan sertakan contoh appraisal itu kayak apa kok.. Heuheu.. ;P

.Mengapa Appraisal?
Penilaian Appraisal sendiri digunakan oleh banyak Bank karena; NJOP (nilai jual objek pajak) yang tercantum di laporan pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) di Indonesia itu suka ngaco.

Walaupun begitu, tidak berarti semua bank melakukan appraisal. Ada beberapa bank yang merasa tidak perlu melakukan appraisal, cukup melihat NJOP di laporan pembayaran PBB tersebut. Dengan catatan; biasanya harga property yang dibeli tidak lebih dari kisaran 2 - 5 milyar rupiah. :)
Dokumen yang dibutuhkan untuk apply KPR


 
*kalau ga jelas, click saja gambarnya ya kawan. supaya jadi BESAR! :))
**dokumen yang dibutuhkan ini kurang lebih sama (updated per : 6 oct 2011)
***ketentuan dokumen yang dibutuhkan bisa berubah - ubah loh :p
****khusus untuk wiraswasta, biasanya di butuhkan copy rekening koran hingga 6 bulan terakhir. Dan usaha sudah berjalan setidaknya 3 tahun. :)
***** Biasanya usia minimum apply KPR di tiap bank ialah : 21 tahun atau sudah menikah
.Fasilitas

Fasilitas yang diberikan antar bank itu berbeda - beda, tapi kurang lebih hampir semua bank memiliki fasilitas seperti dibawah ini :
  • Limit kredit dari Rp 100 juta s.d Rp 10 milyar
  • KPR, Fasilitas kredit hingga 80% dari agunan sesuai appraisal
  • KPA, Fasilitas kredit hingga 70% dari agunan sesuai appraisal
  • Jangka waktu pinjaman yang fleksibel:
  • Rumah, apartemen, ruko, rukan, & tanah dengan tujuan konstruksi: 1 - 20 tahun
  • Bisa membeli "Tanah tanpa tujuan konstruksi", dengan tenor : 1 – 5 tahun (biasa digunain Broker untuk Investasi nih!) :))
  • Fasilitas Auto Debit untuk kemudahan pembayaran cicilan Anda, sehingga dapat membayar tepat waktu
  • Sertifikat aman sampai dengan kredit lunas
  • Perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran
  • KPR Take over, yaitu pemindahan fasilitas KPR nasabah yang telah berjalan di bank lain
  • KPR Top-up, yaitu kesempatan untuk memperoleh tambahan nilai pinjaman atas fasilitas
  • KPR dari Bank sebelumnya. :)
______________________________
.Persyaratan
  • Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA)
  • Usia: minimum 21 tahun atau sudah menikah
  • Maksimum usia 60 tahun pada saat kredit berakhir
  • Domisili: Tentunya ada Cabang Bank Terdekat yang bisa memberikan fasilitas KPR/KPA tersebut.
  • PENTING : Minimum pendapatan suami & istri adalah Rp 5 juta/bulan (take home pay atau netto) a.k.a min Rp. 60 juta/setahun
  • Biaya - biaya yang bisa timbul?
  • Uang Muka (Rp) (biasanya 20 - 30 % dari harga property)
  • Biaya Notaris PK
  • APHT
  • Cek Sertifikat
  • Asuransi Jiwa
  • Kebakaran
  • Provisi a.k.a komisi untuk bank / marketing
    (Biasanya kisaran 0 - 2 % dari jumlah plafon (jumlah yang dipinjam). Tenang, kalo lo keberatan minta aja di putihin a.k.a dibebasin! HAHAHAHA! :))
  • Administrasi
  • Biaya Apraisal

Nah... kurang lebih begitu teman - teman.. Semoga info ini jadi acuan yang cukup baik untuk pertimbangan pembelian rumah teman - teman. ROCK ON! :D \m/
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar